Jubir Demokrat Minta Hasto PDIP Berhenti Sebut Pemilu 2009 Curang

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra (kanan) bersama kuasa hukum DPP Partai Demokrat Bambang Widjojanto (tengah) memegang surat gugatan saat mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat di Jakarta, Jumat, 12 Maret 2021. DPP Partai Demokrat melakukan gugatan terkait dengan pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta -Kepala Badan Komunikasi Strategis Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat  Herzaky Mahendra Putra meminta Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto berhenti menyebar hoax. Hasto, menurut Herzaky, acapkali menyampaikan informasi mengenai kejadian masa lalu yang data dan faktanya belum terbukti secara hukum. 

Menurut Herzaky, sebagai wakil rakyat Hasto semestinya memberikan contoh yang baik pada publik. Bukan malah menyebar hoax dan tuduhan secara serampangan di ruang publik. "Hasto sebaiknya jangan sebar hoax terus. Seharusnya elite politik bisa memberikan contoh yang baik untuk rakyat," kata Herzaky pada siaran pers Kamis, 22 September 2022.

Ruang publik, kata Herzaky, semestinya tidak dikotori lagi dengan hoax. "Kasihan rakyat yang sedang susah, malah ditambah mesti mendengar suara-suara galau dan tidak mendidik dari elite politik seperti Hasto yang tak pernah berhenti," katanya.

Hasto, ujar Herzaky, masih suka mengungkapkan kecurangan di Pemilu 2009. Padahal jika hal itu terbukti, pasti Mahkamah Konstitusi sudah memutuskannya.  "10 pertanyaan Hasto itu kan sudah terjawab sebenarnya. Itu hanya hoax dan fitnah. Mana buktinya?" kata Herzaky.

Ketua Mahkamah Konstitusi pada Pemilu 2009 sudah memberikan statemen bahwa tidak ada kecurangan. Herzaky menilai kalau pun ada kecurangan pada 2009, itu bukan oleh pemerintahan Presiden SBY terhadap peserta pemilu (kecurangan vertikal) seperti yang dituduhkan oleh Hasto,melainkan kecurangan antar-pendukung parpol sebagai kontestan pemilu yang bersifat kecurangan horizontal.

Herzaky menuturkan PDIP sudah menang di Pemilu 2014 dan 2019. Dua kali kemenangan itu, ujar Herzaky, mestinya tidak membuat sakit hati karena belum bisa menerima kekalahan di Pemilu 2009 oleh Partai Demokrat. Menurut dia, mestinya PDIP move on.

Baca Juga: Hasto Kristiyanto Tuding Pemilu Era SBY Curang, Ungkit Suara Demokrat 30 Persen

 

 






Anies Baswedan Beri Bantuan Keuangan Hibah untuk 10 Parpol, PDIP Dapat Rp 6,6 Miliar

4 jam lalu

Anies Baswedan Beri Bantuan Keuangan Hibah untuk 10 Parpol, PDIP Dapat Rp 6,6 Miliar

Anies Baswedan berharap dana hibah parpol ini bisa dimanfaatkan untuk membuat kesadaran proses politik warga Jakarta.


Enggan Ungkap Agenda Pertemuan dengan AHY, Anies Baswedan: Tunggu Besok Saja

10 jam lalu

Enggan Ungkap Agenda Pertemuan dengan AHY, Anies Baswedan: Tunggu Besok Saja

Anies Baswedan telah resmi jadi capres, namun belum diketahui siapa yang akan menjadi cawapresnya nanti.


Anies Baswedan Dijadwalkan Bertemu AHY di Kantor DPP Demokrat Besok

10 jam lalu

Anies Baswedan Dijadwalkan Bertemu AHY di Kantor DPP Demokrat Besok

Kedatangan Anies Baswedan adalah silaturahmi politik dengan Ketua Umum Partai Demokrat AHY.


AHY dan Anies Baswedan Besok Pagi Bertemu di Kantor Demokrat

11 jam lalu

AHY dan Anies Baswedan Besok Pagi Bertemu di Kantor Demokrat

AHY akan menerima kedatangan Anies Baswedan di Kantor DPP Demokrat di Menteng, Jakarta Pusat, pada Jumat besok.


Pertemuan Puan Maharani dan Airlangga Diperkirakan Digelar Sabtu Ini

1 hari lalu

Pertemuan Puan Maharani dan Airlangga Diperkirakan Digelar Sabtu Ini

Sebelumnya Puan Maharani telah sowan ke Partai NasDem, Partai Gerindra, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).


Anies Baswedan Diusung NasDem, Ganjar Pranowo Dijagokan PSI: Sesama Alumnus UGM yang Menjadi Gubernur

2 hari lalu

Anies Baswedan Diusung NasDem, Ganjar Pranowo Dijagokan PSI: Sesama Alumnus UGM yang Menjadi Gubernur

NasDem mengusung Anies Baswedan sebagai Capres 2024, sedangkan Ganjar Pranowo Dijagokan PSI. Keduanya sama-sama alumnus UGM dan jadi gubernur.


Pola Cepat Nasdem Tentukan Capres, Dulu Jokowi Sekarang Anies Baswedan

2 hari lalu

Pola Cepat Nasdem Tentukan Capres, Dulu Jokowi Sekarang Anies Baswedan

Partai Nasdem resmi usung Anies Baswedan sebagai Capres 2024. Pada 2014, Nasdem menjadi partai pertama mendukung PDIP mengusung Jokowi sebagai Capres.


Politikus PDIP Kritik Deklarasi Capres Anies oleh NasDem, Sebut Intervensi ke KPK

2 hari lalu

Politikus PDIP Kritik Deklarasi Capres Anies oleh NasDem, Sebut Intervensi ke KPK

"Saat ini posisi Gubernur Anies masih dalam proses pemeriksaan di KPK," kata politikus PDIP Gilbert Simanjuntak


Riza Patria: Pak Anies Tak Pernah Campur Adukkan Urusan di DKI dan Politik

2 hari lalu

Riza Patria: Pak Anies Tak Pernah Campur Adukkan Urusan di DKI dan Politik

"Pak Anies memahami, selama ini, kan tidak mencampuradukkan urusan DKI dengan urusan politik," kata Wagub DKI Riza Patria


Pengamat Sebut Deklarasi Anies Capres Membuat Poros Politik Makin Mengerucut

2 hari lalu

Pengamat Sebut Deklarasi Anies Capres Membuat Poros Politik Makin Mengerucut

Agung Baskoro menilai deklarasi Anies sebagai sebagai capres oleh NasDem bakal membuat poros politik yang eksis semakin mengerucut.